Awalnya aku ga kenal kamu, bener-bener tidak tahu apa-apa tentang kamu.
sampe akhirnya kamu datang ke hidup aku ngenalin diri kamu sejadi-jadinya, bawa sejuta cerita baru yang buat aku jatuh cinta sama kamu tiap harinya.
Sebelum ada kamu hidup aku mungkin datar atau hitam dan putih, iya aku emang punya temen dan punya lingkungan yang aku jalanin sebelum ada kamu. tapi rasanya hidup aku kosong... mungkin karena ada satu hal yang emang aku ga bisa dapetin dari temen-temen aku ataupun lingkungan aku.
Sampai akhirnya kamu dateng ke hidup aku kasih aku warna baru yang menarik yang ga pernah aku liat sebelumnya di hidup aku, dari kamu aku belajar banyak hal baru, entah tempat baru, entah lingkungan baru, entah temen-temen baru, entah pemikiran-pemikiran baru,dan apapun yang sangat menarik pada saat itu.
dan dari kamu pun aku belajar bersyukur, betapa aku bersyukurnya karna sempat memiliki kamu yang jadi kebahagiaan aku, yang mampu ngebuat aku jatuh cinta sama kamu setiap harinya..
tapi..... ada satu hal yang aku ga suka dari memiliki kamu, aku ga suka saat kamu mulai mengacuhkan aku dan mengubah warna-warna yang menarik di hidup aku menjadi abu-abu.
kamu mulai bawa aku kedalam kehidupan yang sangat gelap dan narik diri kamu jadi jauh dan tak tergapai oleh hati aku, dimana aku mulai merasa bahwa aku cuma mencintai sendirian, dan merubah diri aku menjadi orang yang sangat egois. orang yang hanya ingin memilikimu, waktumu, dan bahkan keluargamu.
Sesungguhnya aku suka perubahan, tapi bukan perubahan hatimu yang dulu mencintai aku menjadi mengacuhkanku.
Banyak kebahagiaan yang kita lalui bersama tapi tidak sedikit pula permasalahan yang kita hadapi saat kita sedang mempertahankan ego masing-masing, kupikir itu yang menjadikan kita kuat, karena kita bisa bertahan dan saling mengenal sifat masing-masing.
ternyata itu hanya pikirku saja.. aku lupa kalo kamu punya hati dan perasaan yang tidak bisa aku mengerti sedikitpun oleh sebab kamu tidak pernah memberi aku kesempatan untuk jadi yang seperti kamu mau.
bagiku aku sudah melakukan yang terbaik, tapi aku lupa itu tidak bagi kamu.
Emang aku terlihat banyak menuntut, tapi dari semua tuntutan aku, aku selalu kalah oleh pemikiran mu, dan aku selalu saja harus merelakan tuntutan ku dan egoku karna tingginya rasa takut ku kehilangan kamu.
sakit memang saat harus menerima bahwa aku kalah, tapi setidaknya aku tidak kehilangan kamu.
Seiring berjalannya waktu, aku semakin hilang kendali karna banyaknya abu-abu yang kamu kasih dalam hidup aku. dan mungkin kamu pun semakin lelah dan sudah tidak bersemangat seperti awal mula yang betapa bahagianya kamu ngenalin hidup kamu ke dalam hidup aku.
sampai akhirnya kamu memutuskan untuk meninggalkan aku bukan untuk sementara untuk sekedar memulihkan diri, tapi mungkin untuk selamanya tidak bisa aku gapai lagi. sedangan aku masih begitu mencintaimu dengan tulus meskipun sudah tidak ada warna yang menarik lagi yang kamu kasih untuk aku..
Saat aku mulai jatuh cinta sejatuh-jatuhnya sama kamu, aku tidak pernah menyiapkan diri untuk berpisah denganmu, aku lupa kalo mencitai seseorang itu sepaket dengan patah hati.
dan aku ga pernah menyangka bahwa akan sesakit ini dan seberat ini, akankah sedikit aja kamu mengerti perasaan aku saat ini seperti sediakala kamu yang mengerti caranya memulihkan perasaan aku?
tapi ku rasa tidak lagi, menyapaku pun kamu enggan.
Aku tidak mengerti bagaimana bisa ini menjadi betapa mudah untuk kamu lewati, tapi ini sangat sulit untuk aku lewati. bagaimana bisa ?
Atau memang karna kamu yang tidak pernah benar-benar mencintai aku, atau karna aku yang terlalu mencintaimu sampai ke nadi-nadi ?
HAHHHH KALAU SAJA KITA TIDAK PERNAH BERTEMU,
mungkin aku tidak akan seperti ini, merasakan sakit yang begitu dalam sendirian, sedangkan yang aku butuhkan hanyalah kabar dari mu dan perhatianmu saja.
kalau saja kejadian hari itu aku tidak mempertahankan ego aku dan kamu pun tidak mempertahankan ego kamu, mungkin saat ini kita sedang baik baik saja..
ego dimana saat itu aku hanya ingin bersama kamu, dan ego kamu yang malah ingin pergi dari aku.
kalau saja aku tahu bahwa kamu akan ninggalin aku, mungkin aku akan mempersiapkan diri dan jatuh cinta secukupnya sama kamu.
kalau aja waktu bisa di putar kembali, aku ga akan pernah mau kenal sama kamu. karna aku tau endingnya kamu hanya menyukai aku sesaat.
kalau saja kamu tau, bahwa semua permasalahan bisa selesai kalau memang mau dicari solusinya sama-sama.
dan kalau saja aku tau bahwa yang kamu mau bukan lah aku...
tapi salahkah aku masih berharap kamu akan kembali ? entah kapan....
karna yang aku tau kamu itu orang yang baik, kamu tidak sejahat yang kamu kira. kamu mengira kamu jahat karna memperlakukan aku tidak baik.
tapi yang aku tau kamu orang yang baik, yang cuma tidak bisa mengedalikan ego kamu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar